Memahami tentang Keuntungan Dan Kerugian APAR Powder merupakan pengetahuan dasar bagi Anda untuk menentukan jenis APAR yang cocok dimiliki sesuai karakteristik ruangan dan gedung Anda. Karena itu kami sajikan artikel ini sebagai bahan untuk mengetahui seberapa besar keuntungan dan juga kerugian bila memilih jenis apar dry chemical powder.

Keuntungan Dan Kerugian APAR Powder

Beberapa keuntungan dan kerugian dalam menggunakan APAR jenis Dry Chemical Powder antara lain :

Keuntungan

A. Efektifitas

  1. Efektif digunakan pada kebakaran kayu, kerts, plastik dan lain lain
  2. Efektif digunakan pada kebakaran gas cair yang mudah terbakar
  3. Efektif digunakan pada kebakaran gas
  4. Efektif digunakan pada kebakaran listrik
  5. Efektif memadamkan segala macam kebakaran (multi purpose)
  6. Sebagai pemisah udara ( O2 ) dari api benda yang terbakar
  7. Bukan penghantar arus listrik
  8. Efektif digunakan di ruangan terbuka asalkan angin tidak terlalu kuat
  9. Dapat menyerap panas sekaligus dapat mendinginkan

B. Jangkauan

  1. Dapat digunakan pada kebakaran dengan jangakauan luas dan jauh
  2. Dapat digunakan di dalam ruangan maupun di luar ruangan
  3. Dapat memadamkan api yang besar maupun kecil
  4. Cepat memadamkan api yang bersumber dari awal kebakaran
  5. Tersedia dalam bentuk kecil, portable maupun dalam bentuk roda 

C. Operasi

  1. Mudah dibawa dan digunakan oleh wanita dan orang tua
  2. Cepat dioperasikan dalam pemakaian pemadaman keadaan yang darurat
  3. Menggunakan metode P.A.S.S. dalam memadamkan api
  4. Terkenal digunakan di seluruh dunia

Kerugian

A. Residu

APAR jenis powder meninggalkan debu dan mengotori ruangan atau area yang terbakar sehingga bila digunakan terdapat barang yang mengandung cairan akan mengakibatkan kerugian.

B. Beracun

Disamping berdebu, apar jenis dry chemical powder mengandung bahan kimia beracun (potassium bicarbonat) yang mengakibatkan sesak napas dan keracunan sehingga diharapkan memakai masker dan alat pelindung diri bila melakukan pemadaman kebakaran.

 

Konklusi

Dari sekian keuntungan dan kerugian APAR powder, dewasa ini khususnya di Indonesia masih familiar dengan penggunaan APAR jenis powder ini karena belum massifnya kampanye penggunakan pemadam api pengganti powder.

Di negara lain, penggunaan APAR powder telah mengalami penurunan yang signifikan mengingat terdapatnya APAR jenis terbaru yang bersifat ramah lingkungan (clean agent) yang dikenal dengan istillah jenis pemadam Liquid Gas Clean Agent Non Halon Non CFC Ramah Lingkungan.

Berikut artikel kami yang khusus membahas tentang Jenis APAR Clean Agent AF11 Liquid Gas Untuk Kebakaran Listrik - Ramah Lingkungan.

Semoga bermanfaat..

Sebagaimana diketahui, APAR CO2 digunakan pada kebakaran jenis gas, minyak, solar, bensin, dan listrik pada kelas api A dan B. Berikut penjelasan ringkas berdasarkan infografik diatas. Alat pemadam api dengan bahan CO2 atau Carbon Dioxide digunakan untuk memadamkan kebakaran yang terjadi pada peralatan-peralatan mesin atau listrik.

Tabung – tabung yang digunakan berisi gas CO2 yang berbentuk cair, bila dipancarkan CO2 tersebut mengembang menjadi gas.

 

Cara Menggunakan APAR CO2

  1. Pastikan Anda menjaga jarak yang aman dari api (sesuai ketentuan adalah 2 meter), kemudian lepaskan pin pengaman dan segel.
  2. Sebelum melakukan pemadaman, pastikan isi tabung pemadam dalam keadaan utuh dan siap digunakan serta memastikan pin terkunci.
  3. Tekan APAR dengan catatan; bila bahan yang mudah terbakar, gunakan tehnik sapu dari bawah dasar api dan sapu semua pada area yang terbakar. Bila pada kebakaran listrik, terlebih dahulu padamkan saklar listrik kemudian pasang dan arahkan selang untuk dilakukan penyemprotan dengan APAR.
  4. Jangan pegang ujung nozzle selang pemadam karena sangat dingin dan melekat.
  5. Gerakkan ujung selang menyapu ke kiri dan ke kanan.
  6. Pastikan tidak ada lagi api yang menyala ketika APAR telah digunakan.

Keuntungan Bahan Pemadam Api CO2

  1. Merupakan gas yang tidak dapat mengalirkan arus listrik dan tidak menyebabkan karat.
  2. Dapat disimpan di dalam tabung – tabung gas yang terbuat dari baja, sehingga mudah disiapkan pada ruangan – ruangan yang sempit.
  3. CO2 yang disimpan di dalam tabung dapat digunakan berulang kali sesuai dengan kebutuhan.
  4. Dapat digunakan untuk pemadaman api secara otomatis ( pada instalasi tetap / CO2 sistem ).

Kerugian Bahan Pemadam CO2

  1. Pada konsentrasi tertentu gas CO2 dapat membahayakan manusia, oleh karena itu pemadaman di dalam ruangan petugas harus memakai masker dan alat bantu pernafasan.
  2. Kurang efektif digunakan di ruang terbuka, pada waktu menggunakan CO2 di dalam ruangan tertutup harus dinyakinkan dahulu bahwa tidak ada orang atau korban yang masih berada di dalam ruangan tersebut. 

Cara Penggunaan Tabung CO2

  1. Pertama kali angkat dari tempatnya dan dibawa ketempat terjadinya kebakaran kemudian lepaskan pengaman, corong dipegang pada gagang yang mempunyai penyekat agar tangan tidak luka karena suhu dingin.
  2. Arahkan corong kenyala api dan tekan tangkai penekannya. Gerakkan corong kekanan dan kekiri secara menyapu sehingga gas CO2 secepatnya dapat mengurangi nyala api.

SIFAT – SIFAT CO2 DI DALAM PEMADAMAN

  1. Penyelimutan ( Smothering )
  2. Pendinginan ( Cooling )
  3. Dapat memutuskan rantai reaksi
  4. Tidak menyebabkan karat
  5. Dapat menurunkan kadar O2 sampai 12% - 15%
  6. Berat CO2 1.5 x berat udara
  7. Tidak menghantarkan arus listrik
  8. Sangat baik digunakan di dalam ruangan 

Darurat: 113, 344, 109, 75075

 

Sudin Jakarta Pusat: (021) 3841216, 34414942

 

Sudin Jakarta Barat: (021) 5682284, 56663133

 

Sudin Jakarta Timur: (021) 5852150, 81934434

 

Sudin Jakarta Utara: (021) 493045, 491063

 

Sudin Jakarta Selatan: (021) 7694519, 7500113

Menyediakan Jenis APAR untuk Kantor baik Powder, CO2, Foam maupun Gas Cair yang cocok dan berfungsi agar membuat Anda lebih Nyaman dari bahaya kebakaran dan Kantor Anda terlihat Menarik baik bagi tamu yang berkunjung maupun bagi karyawan di lingkungan Anda merupakan suatu kebutuhan penting bagi gedung atau kantor Anda.

Salah satu penentu keberhasilan Standarisasi Managemen Mutu bagi Perusahaan adalah pemenuhan kebutuhan Health and Safety Environment (HSE) suatu prosedur keselamatan dan kesehatan lingkungan kerja yang diwajibkan bagi perusahaan yang telah memiliki program kerja berpedoman pada K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di Perusahaan, Tempat Kerja atau Aset Anda.

Health and Safety Environment
Health and Safety Environment

 

Penyediaan APAR untuk Kantor, selain merupakan kesadaran bagi pemilik Gedung dalam menanggulangi bahaya kebakaran, juga memenuhi peraturan pemerintah melalui Undang-Undang Ketenagakerjaan dan Peraturan Daerah (Perda) DKI No. 8 Tahun 2008.

Jenis APAR Untuk Kantor

Jenis APAR yang umum biasa ditempatkan dan dipakai di Kantor adalah Jenis APAR Dry Chemical Powder. Jenis APAR ini memiliki kelebihan yaitu dapat memadamkan segela jenis kebakaran / api baik Kelas A, B, C maupun D.

Kelas Api ABCD
Kelas Api ABCD

 

Jenis APAR Dry Chemical Powder

Jenis APAR Dry Chemical Powder adalah jenis bahan isi alat pemadam api ringan yang berbentuk bubuk kimia kering untuk memadamkan api / kebakaran dari kayu, kertas, plastik, tekstil (Kelas Api A), minyak, bensin, solar, oli, gas (Kelas Api B), listrik, panel, komputer, elektrik (Kelas Api C) dan magnesium, titanium, logam (Kelas Api D).

Ini salah satu contoh APAR Jenis Powder di Kantor.

Jenis APAR untuk Kantor
Jenis APAR Dry Chemical Powder untuk Kantor

Penjelasan lengkap tentang Alat Pemadam Api Ringan (APAR) Jenis Powder ini ada disini > Jenis Alat Pemadam Api Powder.

Dan ini Data Penjualan Starvvo 3 Kg, 5 Kg dan 6 Kg. Klik Grafik untuk memperbesar.

Penjualan Starvvo 3, 5, 6 Kg
Penjualan Starvvo 3, 5, 6 Kg

Jenis APAR Clean Agent

Bagi perusahaan yang telah Go Publik dan memiliki standard tinggi pada aspek K3 untuk memproteksi aset berharga yang bersifat data dan elektronik, seperti perusahaan data provider, bandar udara, data center, gas negara, wajib menyediakan Jenis APAR Clean Agent yang bersifat bersih, tidak menghantar listrik, tidak menginggalkan residu, cepat memadamkan api dan yang paling utama tidak merusak peralatan yang terkena api.

Jenis APAR Clean Agent
Jenis APAR Clean Agent Untuk Kantor
 

Penjelasan detail mengenai Jenis APAR Clean Agent ada disini > Jenis APAR Clean Agent Untuk Kebakaran Listrik di Kantor dengan Starvvo AF11® Liquid Gas Non Halon-Non CFC Ramah Lingkungan

Segera saya update artikel ini..

 

Sementara, silahkan baca : Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran dan Penggunaan APAR dalam bentuk pdf yang ditulis oleh Trainer K3 PT. GMP Bapak Imam Triongko. Dan ini Curriculuum Vitae beliau. (Bila muncul Form Dropbox saat mengklik. Silahkan klik saja No thanks, continue to view →   bila tidak ingin memiliki Account Dropbox dan Anda tetap dapat membuka dan membaca lengkap tanpa sign up atau sign in).

Dan ini.. SOP Pemasangan dan Pemeliharaan APAR.

Semoga Bermanfaat.. Silahkan bertanya pada kolom komentar dibawah.

Mengetahui pentingnya prosedur penggunaan apar atau Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan APAR sangat penting dikuasai oleh personel atau staff maupun pribadi pada organisasi maupun individu. Terutama bagi petugas yang berwenang menangani permasalahan umum (general affair) di sebuah gedung atau kantor untuk menanggulangi kejadian kebakaran sehingga terhindari dari hal hal yang mengakibatkan kerugian yang lebih besar pada aset maupun kelangsungan operasional perusahaan.

Artikel ini kami sajikan secara umum dengan pembahasan yang komprehensif mengenai hal hal yang berkaitan dengan prosedur penggunaan APAR atau SOP penggunaan APAR sehingga menjadi pedoman umum bagi petugas yang berwenang maupun individu dalam menyadari pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan perusahaan. 

Untuk langkah awal, silahkan baca dan

Download Standar Operasional Prosedur (SOP) Penggunaan, Perawatan dan Pemeliharaan APAR.pdf 

sebagai pengetahuan dasar dan menambah wawasan dan pengetahuan serta ketrampilan Anda dalam memahami Penanggulangan Bahaya Kebakaran sesuai dengan regulasi pemerintah melalui Peraturan Menteri No. 4 Tahun 1980.

Prosedur Penggunaan APAR

Langkah langkah dan tata cara penggunaan APAR sangat penting untuk diketahui. Sebagai ringkasan, kami sajikan infografik berikut:

Prosedur Penggunaan APAR | Credit: Genium.com 

 

Kapan dan Bagaimana

  1. Hadapi atau Tinggalkan

    Keselamatan Anda adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan antara lain;
    - Suhu Panas adalah menjadi pertimbangan utama Anda
    - Apakah terdapat asap tebal atau uap
    - Apakah ada kemungkinan besar Anda terjebak pada api.
    Karena itu, bila keadaan api sangat besar dan Anda tidak dapat melakukan pemadaman awal, segera tinggalkan lokasi kebakaran dan segera dapatkan bantuan dengan meminta tolong dan memanggil petugas pemadam kebakaran via telepon 113.

  2. Panggil Petugas Pemadam Kebakaran

    Anda harus terlebih dahulu memanggil Petugas Pemadam Kebakaran terdekat sebelum melakukan aksi pemadaman bila keadaan api atau kebakaran sudah membesar dan tidak terkendali.

  3. Gunakan Tabung Pemadam Kebakaran Yang Tepat

    Terdapat beberapa tipe bahan dan kelas api Tabung Pemadam Kebakaran sehingga harus lebih awal memperhatikan jenis api yang terbakar.
    - Kelas A adalah kebakaran kayu, kertas, plastik, bahan rumah tangga, karet dan lainnya.
    - Kelas B adalah kebakaran minyak, oli , bensin, solar dan bahan mudah terbakar lainnya.
    - Kelas C adalah kebakaran listrik, elektronik seperti komputer, kabel dll.
    - Kelas D adalah kebakaran metal, potasium, sodium, titanium, logam.

Menggunakan Tabung Pemadam

Tarik Segel, Cabut Pin, Tekan dan Sembur atau Pull, Aim, Squeeze and Sweep (PASS). Tarik Segel / Tanggalkan alat keselamatan dari pemadam api

  • Pastikan alat pemadam api ditegakkan.
  • Cabut Pin / Tanggalkan alat keselamatan yang dilengkapkan yaitu kunci valve (Pen)
  • Arahkan muncung alat (Nozzle) ke pangkal api
  • Pastikan anda berada pada jarak kira-kira 1 hingga 1.5 meter dari api
  • Tekan pegangan / valve atas alat pemadam api.

    Untuk artikel lengkap, silahkan baca : Cara Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan APAR


  1. Setelah Pemadaman

    Api kadang menyala kembali. Pastikan Petugas yang melakukan Pemadaman Kebakaran melakukan pengecekan kembali. Bila masih ada, gunakan tabung pemadam kebakaran untuk menyapu bersih api timbul. Tabung pemadam kebakaran sangat cepat digunakan karena itu sediakan tabung cadangan untuk menghadapi hal ini.

     

Langkah Langkah

Dalam rangka melakukan tindakan pencegahan dan keselamatan pada aset maupun gedung Anda, perlu dilakukan hal hal sebagai berikut :

  1. Penilaian dan Pendataan Resiko

  2. Rencana Tanggap Darurat

  3. Pemutahiran Peralatan Keselamatan dan Pencegahan

Untuk artikel lengkapnya, silahkan baca :  Langkah-langkah Penanggulangan Pemadaman Api / Kebakaran

Semoga Bermanfaat.. 

Under Constructions...

Klik disini untuk msds

Starvvo SV- 60 F

Spesifikasi :

Jenis : Portable, Bahan : Foam Garansi, Tabung : 3 Tahun Garansi Isi : 1 Tahun, Kapasitas : 50 liter, Tekanan : 15 – 25 Bar, Berat keseluruhan : 1.97  kg, Tinggi : 130 cm, Diameter : 34 cm, Gas Pendorong : Nitrogen (N2), Fire Rating (Lab Dinas Pemadam DKI) : N/A.

Segera saya update..

 

Semoga Bermanfaat.. Silahkan bertanya pada kolom komentar dibawah.

Perbedaan Alat Pemadam Api Alat Pemadam Kebakaran Apar Tabung Pemadam Catridge dan Stored Pressure. Pilihan Model Tabung Pemadam sesuai fungsi dan jenis api/kebakaran. 

Pengertian Alat pemadam Api model Catridge adalah alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar /  tabung pemadam yang didesain khusus menggunakan tabung   kecil berisi gas N2 atau model lama menggunakan dry ice sebagai tekanan (pressure) pendorong untuk mengeluarkan bahan pemadam api/kebakaran dari dalam tabung.

Catridge berfungsi sebagai penyimpan gas pendorong N2 atau dry ice sebelum digunakan dalam memadamkan api. Apabila kita menekan tuas / valve penekan tabung pemadam api maka otomatis catridge akan mengeluarkan gas pendorong sehingga kumpulan bahan pemadam api di dalam tabung pemadam akan mengeluarkan bahan penyemprot dan memadamkan api.

Sedangkan pengertian alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar / tabung pemadam model stored pressure adalah model pemadam alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar /  tabung pemadam yang didesain langsung menggunakan Gas N2 ( Nitrogen ) di dalam tabung apar itu sendiri tanpa menggunakan catridge sebagai penyimpan tekanan (pressure).

Tekanan N2 di dalam tabung langsung bercampur dengan bahan / isi pemadam sehingga bila tuas / valve ditekan, akan mengeluarkan bahan isi pemadam api dan dapat difungsikan menyemprot sumber api atau kebakaran.

Jenis alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar /  tabung pemadam yang menggunakan model catridge adalah pada umumnya hanya jenis alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar /  tabung pemadam berbahan isi dry chemical powder (DCP) atau bubuk kimia kering. Sedangkan jenis CO2 ( carbondioxide), foam, dan liquid gas AF11 menggunakan model stored pressure.

Merk-merk alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar /  tabung pemadam yang menggunakan model catridge antara lain merk Alpindo dan merk alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar /  tabung pemadam Hatsuta dan Yamato (Jepang). Untuk merk alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar /  tabung pemadam seperti Starvvo, Fire Indo, Viking, Protect, Chubb, Gunnebo, Dafo, Servvo, dan lain-lain menggunakan model alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar /  tabung pemadam model Stored Pressure, hanya pada tabung model Caring Wheel (Roda) sebagian merk-merk tersebut menggunakan model catridge sebagai penyimpan gas tekanan pendorongnya.

 

Semoga Bermanfaat.. Silahkan bertanya pada kolom komentar dibawah.

 

Perbedaan, kelebihan dan kekurangan Alat pemadam api, alat pemadam kebakaran apar tabung pemadam api ringan APAR AF11 Liquid Gas Non Halon Non CFC jenis liquid gas dan jenis powder. 

Kelebihan dan Kekurangan Jenis Liquid Gas dan Powder

Perbedaan

Antara alat pemadam api ringan jenis liquid gas dan jenis powder yang paling utama adalah pada ciri ciri :

  1. Jenis liquid gas berbentuk bahan gas cair sebagai bahan pengganti Halon yang telah dilarang Pemerintah. Bahan pemadam cair pengganti ini bernama kimia Hydro Cloro Flouro Carbon (HCFC) dengan merk dagang / trade name HCFC 123.
  2. Sedangkan jenis Dry Chemical Powder (DCP) adalah berbahan jenis bubuk kimia kering dengan komponen utama kandungan kimia potasiumpospate.

Kelebihan dan Kekurangan

Liquid Gas

  1. APAR jenis liquid gas bila dibandingkan dengan jenis alat pemadam api powder adalah bersifat bersih tidak meninggalkan residu, bekas atau kotoran seperti powder.
  2. Tidak merusak lapisan ozon / non halon non CFC, ramah lingkungan (clean agent) dan telah memenuhi aturan pemerintah tentang larangan halon.
  3. Memadamkan kelas api ABC
  4. Terkenal memiliki daya padam lebih efektif pada kebakaran khusus dari bahan listrik, elektronik dan kabel.
  5. Tidak beracun bagi manusia
  6. Tidak konsleting listrik (non kondusif)

Sedangkan kekurangan Liquid gas adalah tidak dapat memadamkan api diluar ruangan yang terbakar luas karena hanya diperuntukkan pada ruangan tertutup yang bersifat mengikat oksigen.

Powder

  1. Kelebihan alat pemadam api ringan apar jenis powder, hanya pada faktor pengenalan bahwa jenis bahan pemadam api powder telah dikenal luas oleh masyarakat.
  2. Disamping itu juga harga alat pemadam api jenis powder yang lebih murah dibanding jenis bahan pemadam lainnya seperti jenis bahan pemadam liquid gas, foam, carbondioxida (CO2). 
  3. Memandamkan kelas api ABC
  4. Terkenal memiliki daya padam lebih efektif pada kebakaran umum dari bahan kayu kertas plastik.

Kekurangan jenis bahan pemadam powder adalah :

  1. Meninggalkan sisa debu / residu
  2. Beracun bagi manusia

Semoga Bermanfaat.. Silahkan bertanya pada kolom komentar dibawah.

Cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan APAR, Tabung pemadam, Alat Pemadam Kebakaran, Fire Extinguisher | Cara mengoperasikan alat pemadam kebakaran yg berbahan kimia kering. Menggunakan alat pemadam api sangatlah mudah dan siapa saja dapat melakukannya. Hanya dengan mengikuti langkah-langkah mudah berikut:

 

Cara Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan APAR

Tarik Segel, Cabut Pin, Tekan dan Sembur atau Pull, Aim, Squeeze and Sweep (PASS). 

  1. Tarik Segel / Tanggalkan alat keselamatan dari pemadam api
  2. Pastikan alat pemadam api ditegakkan.
  3. Cabut Pin / Tanggalkan alat keselamatan yang dilengkapkan yaitu kunci valve (Pen)
  4. Arahkan muncung alat (Nozzle) ke pangkal api
  5. Pastikan anda berada pada jarak kira-kira 1 hingga 1.5 meter dari api
  6. Tekan pegangan / valve atas alat pemadam api

Apabila api sudah dipadamkan, buka semua pintu dan buka jendela agar supaya udara segar masuk. Buka semua Jendela agar udara segar dapat masuk. Gunakan cara menyapu ketika penyemburan alat pemadam api Alat Pemadam Api Ringan APAR, Tabung pemadam, Alat Pemadam Kebakaran, Fire Extinguisherdilakukan pada seluruhan bagian api. Semburkan ke arah api dengan cara menyapu (sweep).

Sistem Kerja Alat Pemadam Api Powder

  1. Type Cartridge Alat pemadam api jenis kimia kering yang sistem kerjanya menggunakan tabung gas CO2 / N2 dalam konstruksinya dapat diletakkan di dalam atau di luar tabung alat alat pemadam.
  2. Type stored pressure Alat pemadam api jenis kimia kering yang sistem kerjanya dibantu dengan CO2 / N2 yang dalam kontruksinya ditempatkan bersamaan dalam satu tabung alat pemadam api untuk mengetahui tekanan CO2 / N2 tersebut dapat dilihat pada manometer.
  3. Proses Kerja Alat Pemadam Jenis Kimia Kering Type Cartridge : Tekan pengatup / handle pengoperasian, gas CO2 / N2 keluar dari tabung cartridge melalui pipa keluar, gas bercampur dengan tepung kimia kering di dalam tabung sehingga gas akan mendorong tepung kimia kering melalui pipa keluar / selang dan pemancar.

 

Type Stored Pressure : Tekan pengatup / handle pengoperasian, gas CO2 / N2 mendorong tepung kimia kering keluar melalui pipa keluar, selang dan pemancar.

Cara Penggunaan Tabung CO2 Pertama kali angkat dari tempatnya dandibawa ketempat terjadinya kebakarankemudian lepaskan pengaman, corong dipegangpada gagang yang mempunyai penyekat agartangan tidak luka karena suhu dingin.Arahkan corong kenyala api dan tekan tangkaipenekannya. Gerakkan corong kekanan dankekiri secara menyapu sehingga gas CO2secepatnya dapat mengurangi nyala api.

Cara Menggunakan APAR CO2

SIFAT – SIFAT CO2 DI DALAM PEMADAMAN

  1. Penyelimutan ( Smothering )
  2. Pendinginan ( Cooling )
  3. Dapat memutuskan rantai reaksi
  4. Tidak menyebabkan karat
  5. Dapat menurunkan kadar O2 sampai 12% - 15%
  6. Berat CO2 1.5 x berat udara
  7. Tidak menghantarkan arus listrik
  8. Sangat baik digunakan di dalam ruangan

Cara penggunaan APAR Busa :

  1. Turunkan / ambil alat pemadam busa dari tempatnya
  2. Bawa ke tempat kebakaran ( posisi alat tegak )
  3. Cara mengambil alat tersebut dipanggul atau dijinjing
  4. Balik apar tersebut dengan posisi miring atau tegak.
  5. Arahkan semprotan tersebut ke sasaran yang terbakar.

CATATAN: Apabila benda padat yang terbakar, arah semprotan bisa langsung ke benda yang terbakar. Apabila benda cair yang terbakar, arah semprotan pada dinding sebelah dalam tempat benda cair yang terbakar.

SIFAT – SIFAT ALAT PEMADAM API BUSA

  1. Penyelimutan ( smothering )
  2. Mencegah penguapan bahan bakar
  3. Pendinginan ( cooling )
  4. Melokalisir benda yang terbakar
  5. Tidak boleh untuk memadamkan kebakaran listrik

Perhatikan Faktor Penting dalam Pemadaman :

  1. Arah angin
  2. Jenis benda yang terbakar
  3. Volume benda yang terbakar
  4. Berapa lama telah terbakar
  5. Situasi, kondisi dan lingkungan
  6. Keselamatan diri :

    Peralatan dan perlengkapan yang digunakan seperti kain pelindung, selimut api dll.

    - Asap tebal akibat proses kebakaran
    - Kemungkinan terjadinya ledakan
    - Kemungkinan terjadinya radiasi

Sikap dan tindakan dalam pemadaman kebakaran

A. Harus selalu disertai resque operator (fire marshall)

  1. Tegas dan disiplin
  2. Yakin akan kemampuan diri
  3. Tenang, waspada, tanggap akan situasi
  4. Kompak dalam kerjasama (team work)
  5. Cepat bertindak dan efisien

B. Perlu latihan secara rutin

Baca juga Standar Operasional Prosedur (SOP) Penggunaan, Perawatan dan Pemeliharaan APAR

 

Download disini

 

Semoga Bermanfaat.. Silahkan bertanya pada kolom komentar dibawah.

Jenis Alat Pemadam Api Thermatic. Pengganti Splinkler System berisi Liquid Gas dan berfungsi untuk mencegah kebakaran di Ruangan Komputer, Server, Arsip, Dokumen.

Alat Pemadam Api jenis Thermatic dipasang di plafon seperti splinkler. Pemasangan dapat dilakukan dengan memakai bracket long drat yang dikombinasi dengan penyekat untuk menyetel posisi apar thermatic agar  sesuai dan sejajar splinklernya pada plafon.

Alat Pemadam Api Thermatic berisi bahan gas cair (liquid gas) jenis HCFC 123 Non Halon Non CFC ramah lingkungan (clean agent) sesuai Peraturan Menteri Perindustrian tentang Larangan Halon No. 33 Tahun 2007.

 

Page 1 of 2

Anwar Arifin 

View Anwar Arifin's profile on LinkedIn

021-54353513, 22302338

Direct Call / Whatsup 081385230013, 087780893852

PT. Global Mitra Proteksindo
Komp. Taman Palem Mutiara
Blok. A-15 No. 28 
Cengkareng Jakarta Barat
Fax. 54355904
EmailThis email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Google Adsense

Syndication

feed-image My Blog

Visitor Pemadam

2806396
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1404
1881
10505
25794
77127
90254
2806396

Forecast Today
3600

8.73%
11.17%
7.17%
4.52%
0.29%
68.13%
Online (15 minutes ago):21
21 guests
no members

Your IP:54.227.104.40

Visitor Pemadam

Cari Artikel

Login Form

Cari Info & Harga

Sharethis3